Proses Perangkat Lunak & Metrik Proyek, oleh Dani K [5105 100 100]

A. PROSES PERANGKAT LUNAK

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan proses perangkat lunak. Tetapi, satu-satunya cara yang paling rasional untuk meningkatkan proses adalah dengan mengukur atribut tertentu dari proses, mengembangkan serangkaian metrik yang berarti berdasarkan atibut-atribut tersebut, dan kemudian metrik itu untuk memberikan indikator yang akan membawa kepada sebuah strategi pengembangan.

pl1.gif

Dalam gambar diatas, proses berada ditengah-tengah sebuah segitiga yang menghubungkan tiga faktor yang sangat besar pengaruhnya terhadap kualitas perangkat lunak dan untuk kerja organisasional. Ketrampilan dan motivasi yang diperlihatkan manusia merupakan satu-satunya faktor yang paling berpengaruh pada kualitas dan untuk kerja tim. Teknologi yang menghuni proses juga berpengaruh. Segitiga proses yang berada dalam lingkaran yang menggambarkan kondisi lingkungan yang menyangkut lingkungan pengembangan, kondisi bisnis dan karakteristik pelanggan.

Mengukur realibilitas proyek perangkat lunak secara tidak langsung yaitu mengambl serangkaian metrik berdasarkan keluaran yang diambil oleh proses. Kelauaran menyangkut pengukuran kesalahan yang ditemukan sebelum pelepasan perangkat lunak, cacat yang disampaikan dan dilaprokan oleh pemakai akhir, produk kerja yang dikirim, usaha manusia yang dilakukan, waktu kalender yang digunakan, konfirmasi jadwal, serta pengukuran yang lain.

Metrik proses perangkat lunak dapat memberikan sumbangan yang berarti sebagai sesuatu kerja organisasi untuk meningkatkan keseluruhan level kematangan proses. Akan tetapi, seperti semua metrik, dapat digunkaan dengan salah, menimbulkan banyak masalah daripada yang mereka selesaikan. Pada saat organisasi menjadi lebih nyaman dengan kumpulan dan manfaat metrik proses, derivasi dari indikator sederhana memberikan suatu cara kepada suatu pendekatan yang lebih teliti yang disebut statistical software process improvement (SPPI). Pada dasarnya SPPI menggunakan analisis kegagalan perangkat lunak untuk mengumpulkan informasi seputar semua kesalahan dan cacat yng terjadi pada sebuah aplikasi, sistem , atau produk dikembangkan atau dipakai.

B. METRIK PROYEK

Metrik proses perangkat lunak digunakan untuk tujuan strategis. Pengukuran proyek perangkat lunak bersifat taktis, yaitu bahwa metrik proyek dan indikator yang berasal dari pengukuran digunakan oleh manajer proyek dan tim perangkat lunak untuk mengadaptasi aliran kerja proyek dan aktivitas teknis.

Aplikasi pertama dari metrik proyek pada sebagian besar proyek perangkat lunak terjadi selama perkiraan. Metrik yang dikumpulkan dari proyek yang terdahulu digunakan sebagai dasar untuk kerja perangkat lunak saat ini. Selagi sebuah proyek berjalan, pengukuran usaha dan waktu kalender yang digunakan dibandingkan dengan perkiraan awal. Manajer proyek menggunakan data tersebut untuk memeonitor dan mengkontrol kemajuan.

Pada saat kerja teknis dimulai, metrik proyek mulai memiliki arti. Nilai produksi yang disajikan dalam bentuk halaman dokumntasi, jam kajian, titik fungsi, dan deretan sumber yang disampaikan diukur, dan kesalahan selama masing-masing tugas kerja rekayasa perangkat lunak kemudian ditelusuri. Selagi perangkat lunak berjalan dari spesifikasi ke perancangan, metrik teknik dikumpulkan untuk memikirkan kualitas disain serta memberikan indikator yang akan mempengaruhi pendekatan yang akan diambil untuk memunculkan kode dan modul serta pengujian integrasi.

Metrik proyek mempunyai tujuan ganda. Pertama metrik tersebut digunakan untuk meminimalkan jadwal pengembangan dengan melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk menghindari penundaan serta mengurangi masalah dan resiko potensial. Kedua, metrik proyek ini dipakai untuk memperkirakan kualitas produk pada basis yang berlaku dan, bila dibutuhkan, memodifikasi pendekatan teknis untuk meningkatakan kualitas.

Model yang lain dari metrik proyek mengusulkan bahwa setiap proyek seharusnya mengukur :
a. input (pengukuran sumber daya seperti manusia, lingkungan yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan)
b. output (pengukuran kemampuan penyampaian atau produk kerja yang diciptakan selama proses rekayasa perangkat lunak)
c. hasil (pengukuran yang menunjukkan efektifitas kemampuan penyampaian)

Macam-macam Metrik:
a. Metrik Size-Oriented
Ditarik dengan normalisasi kualitas dan atau pengukuran produktivitas dengan mempertimbangkan “ukuran” perangkat lunak yang dihasilkan.

b. Metrik Function-Oriented
Menggunakan sebuah pengukuran fungsionalis yang disampaikan oleh aplikasi sebagai suatu nilai normalisasi. Karena fungsionalitas tidak dapat diukur langsung, maka fungsionalitas harus ditarik secara tidak langsung dengan menggunakan pengukuran langsung yang lain.

c. Metrik Function-Oriented Yang Diperluas
Sama seperti Metrik Function point secara orisinil, hanya saja dilakukan penyempurnaan.

Faktor – faktor yang mempengaruhi Kualitas perangkat lunak
Lebih dari dua dekade lalu, McCall dan Cavano menetapkan sekumpulan faktor kualitas yang merupakan langkah pertama dalam mengembangkan metrik-metrik untuk kualitas perangkat lunak dari 3 sudut pandang berbeda, antara lain:
(1) operasi produk
(2) revisi produk
(3) transisi produk

Mengukur Kualitas
a.) Cara Yang Benar. Program harus beroprasi dengan benar atau program itu memberikan sedikit saja nilai bagi pemakainya. Tingkat dimana perangkat lunak melakukan fungsi yang ditentukan.
b.) Maintanabilitas. Kemudahan dimana program itu dapat dikoreksi jika ditemukan kesalahan, diadaptasi jika lingkungan berubah, atau diperkuat jika pelanggan menginginkan perubahan kebutuhan.
c.) Integritas. Mengukur kemampuan sistem untuk menahan serangan terhadap sekuritasnya.
d.) Usabilitas. Usaha untuk mengukur userfriendliness dan dapat diukur dalam empat karakteristik:
(1) keterampilan fisik dan atau intelektual untuk mempelajari sistem.
(2) waktu yang diperlukan untuk menjadi cukup efisien dalam menggunakan sistem.
(3) peningkatan bersih dalam produktifitas yang diukur ketika sistem digunakan oleh seseorang yang cukup efisien.
(4) penilaian subyektif dari sikap pemakai terhadap sistem.

0 Responses to “Proses Perangkat Lunak & Metrik Proyek, oleh Dani K [5105 100 100]”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

RSS My Blog

  • Pindahan! Februari 13, 2012
    Para pembaca sekalian, mulai hari ini blog ini pindah ya.. alamatnya di www.handyeka.com Posting-posting terbaru akan muncul di alamat baru tersebut. Terima kasih :)
  • Selamat Tahun Baru 2012! Januari 26, 2012
    Selamat tahun baru 2012!! Bagaimana tahun 2011 yang baru saja kita lewati ini? pasti banyak up-and-down nya. Biasanya orang kalau ngomongin tahun baru mesti nanyain resolusi tahun baru, tapi kali ini saya ga mau nanya-nanya tentang resolusi, hahaha.. kenapa? karena … Continue reading →
  • Adele – Someone Like You Oktober 10, 2011
    Pernahkah Anda merasakan jatuh cinta.. namun pada akhirnya Anda hanya bisa mengagumi dia yang Anda cinta karena Anda berdua sayangnya tidak bisa bersatu.. namun ia akhirnya bisa bahagia.. meskipun bukan bersama Anda.. Sakit.. dan penuh emosi jiwa pastinya.. tapi apakah … Continue reading →

RSS Recipee World

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Indonesia Travel Guide

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Music Info Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: