Konsep Manajemen Proyek, oleh Andy Widapratama [5105 100 060]

SPEKTRUM MANAJEMEN
Manajemen proyek perangkat lunak yang efektif berfokus pada tiga P, yaitu : manusia, masalah , dan problem. Urutannya tidak dapat berubah. Manajer yang lupa bahwa kerja RPL merupakan usaha manusia yang intens, tidak akan pernah akan meraih sukses dalam manajemen proyek. Seorang manajer yang gagal melakukan komunikasi pelanggan yang komprehensif di awal evolusi sebuah proyek, beresiko membangun pemecahan yang elegan untuk masalah- masalah yang salah. Akhirnya manajer yang tidak begitu memperhatikan proses , beresiko menyisipkan metode teknik yang cakap serta piranti ke dalam sebuah ruangan hampa.


1. Manusia
Model kematangan manajemen manusia membatasi area praktik berikut kunci bagi masyarakat perangkat lunak : rekruitmen , seleksi , manajemen untuk kerja , pelatihan , kompensasi , perkembangan karir, desain kerja , dan organisasi dan perkembangan tim/ kultur. Organisasi mencapai tingkat kematangan yang tinggi dalam area manajemen manusia memiliki kemiriipan yang lebih tinggi dari implementasi praktik rekayasa perangkat lunak yang efektif.
Kontributor yang paling penting agar software project berhasil
memiliki orang yang cerdas dan pintar serta cakap, dengan kemampuan yang baik
Organisasi dengan high levels maturity pada management people.
mengimplementasikan effective software engineering

2. Masalah
Sebelum memulai project, kita memerlukan untuk mengidentifikasi obyektifitasnya dan ruang lingkupnya, pemecahan alternatif harus dipertimbangkan , teknik dan batasppun harus didefinisikan.
Tanpa informasi ini tidak mungkin melakukan estimasi biaya yang dapat dipertanggung jawabkan (dan akurat); penilaian yang efektif terhadap resiko; merinci secara realistis tugas-tugas proyek; atau jadwal proyek yang dapat dikelola yang memberikan indikasi kemajuan yang berarti.
Faktor lain yang berhubungan:
delivery deadlines, budgetary restrictions, personnel availability
technical interfaces, dan lainnya

3. Proses
Proses perangkat lunak memberikan suatu kerangka kerja dimana rencana komprehensif bagi pengembangan perangkat lunak dapat dibangun. Sejumlah kecil aktivitas kerangka kerja yang dapat diaplikasikan pada semua proyek perangkat lunak , tanpa mempedulikan ukuran dan kompleksitasnya. Sejumlah kumpulan tugas yang berbeda tugas-tugas, milestone, kemampuan penyampaian dan jaminan kualitas memungkinkan aktivitas kerangka kerja disesuaikan dengan karakterisitik proyek perangkat lunak serta kebutuhan tim proyek. Akhirnya aktivitas pelindung seperti jaminan kualitas perangkat lunak, manajemen konfigurasi perangkat lunak , dan pengukurannya melapisi model proses yang ada. Aktivitas pelindung tidak tergantung pada satu aktivitas kerangka kerja dan ada pada keseluruhan proses.

MANUSIA
· Para pemain
Proyek perangkat lunak diisi oleh para pemain yang dapat dikategorikan ke dalam salah satu dalam lima konstituen berikut :
a. Manajer senior
Yang menentukan isu-isu bisnis yang sering memiliki pengaruh penting di dalam proyek
b. Manajer proyek
Yang harus merencanakan, memotivasi, mengorganisasi dan mengotrol sebuah produk dan aplikasi
c. Pelaksana
Menyampaikan ketrampilan teknik yang diperlukan untuk merekayasa sebuah produk atau aplikasi
d. Pelanggan
Menentukan jenis kebutuhan bagi perangkat lunak yang akan direkayasa
e. Pemakai akhir
Yang berinteraksi dengan perangkat lunak bila perangkat lunak telah dikeluarkan untuk digunakan
· Pimpinan tim
Pemimpin tim yang dibutuhkan dalam proyek perangkat lunak adalah yang memenuhi persyaratan berikut ini :
a. Motivasi >> kemampuan memberikan dorongan orang teknik untuk melakukan atau menghasilkan sesuatu dengan kemampuan terbaiknya
b. Organisasi >> kemampuan untuk membentuk proses yang sedang berlangsung yang memungkinkan konsep dasar deterjemahkan ke dalam suatu akhir
c. Gagasan dan inovasi >> kemampuan manusia untuk mendorong manusia lainnya menciptakan dan bertindak kreatif meskipun mereka berkerja dalam suatu ikatan yang dibangun untuk suatu produk atau aplikasi perangakat lunak yang spesifik
Pemimpin proyek yang berhasil adalah yang akan menerapkan gaya manajemen pemecahan masalah yaitu bahwa seorang manajer proyek perangkat lunak harus berkonsentrasi pada pemahaman masalah yang akan dipecahkan, mengatur aliran gagasan, dan pada saat yang sama membiarkan orang setiap orang di dalam tim mengetahui penilaian kualitas dan bahwa hal tersebut tidak dapat dikompromikan.
Ada 4 kunci yang menentukan manajer proyek itu efektif:
a. Pemecahan masalah
b. Identitas manajerial
c. Prestasi
d. Pengaruh dan pembentukan tim
· Tim perangkat lunak
Ada organisasi yang mengembangkan perangkat lunak hampir sebanyak struktur organisasi manusia untuk pengembangan perangkat lunak. Karena baik atau buruknya struktur organisasi tidak akan dengan mudah di modifikasi. Perubahan perhatian organisasi kepada masalah praktis dan politis bukanlah merupakan ruang lingkup tanggung jawab manajer perangkat lunak tetapi organisasi manusia yang secara langsung terlibat dalam di dalam sebuah proyek perangkat lunak merupakan tanggung jawab manajer.
Struktut tim yang terbaik tergantung pada gaya manajemen sebuah organisasi , jumlah orang yang akan ada dalam tim tersebut serta keseluruhan kesulitan masalah. Ada 3 organisasi tim yang umum antara lain :
1. Demokrasi terdesentralisasi
2. Terkontrol terdesentralisasi
3. Terkontrol tercentralisasi

andy1

Ada 4 paradigma organisasional bagi tim rekayasa perangkat lunak :
1. Paradigma tertutup
Membentuk tim di sepanjang hirarki otoritas tradisional
2. Paradigma random
Membentuk sebuah tim secara longgar dan tergantung pada inisiatif individual anggota tim
3. Paradigma terbuka
Cenderung membentuk tim dengan cara tertentu sehingga tercapai control yang berhubungan dengan paradigma tertutup tetapi sekaligus juga banyak inovasi yang pada saat menggunakan paradigma random
4. Paradigma sinkron
Bertumpu pada penggolongan alami dari suatu masalah serta mengorganisasi anggota tim untuk bekerja pada bagian-bagian kecil masalah dengan komunikasi aktif di antara mereka sendiri.
· Masalah koordinasi dan komunikasi
Beberapa kegagalan disebabkan dari project software. Disini terdapat beberapa yang berhubungan dengan komunikasi dan koordinasi dari project :
· Skala yang lebih luas dari development efforts
· Ketidakpastian pada perubahan requirement dan status team
· Interoperability à interoperations diantara systems
Mekanisme komunikasi formal dan informal yang baik dan efektif :
Pendekatan formal impersonal
documents, deliverables, memos, project milestones,
schedules, project control tools, perubahan permintaan , dan
related documents, error tracking reports dan data.
Formal, interpersonal procedures
aktivitas jaminan kualitas (code dan design inspection, review meeting)
Informal, interpersonal procedures
informal group meeting (seperti meeting dengan customers dan users)
Electronic communication (email, web sites, video-based conference)
Interpersonal network

MASALAH
· Ruang lingkup
1. Konteks >> bagaimana perangkat lunak yang akan dibangun dpat memenuhi sebuah system, produk, atau kontek bisnis yang lebih besar serta batasan apa yang ditentukan sebagai hasil dari konteks tersebut?
2. tujuan informasi >> objek data pelanggan apa yang dihasilkan sebagai output dari perangkat lunak? Objek data apa yang diperlukan sebagai input?
3. fungsi dan unjuk kerja >> fungsi apa yang dilakukan oleh perangkat lunak untuk mentransformasikan input data menjadi output? Adakah ciri kerja khusus yang akan ditekankan?
Ruang lingkup proyek perangkat lunak harus tidak ambigu dan dapat dipahami pada tingkat teknis maupun manajemen. Pernyataan ruang lingkup perangkat lunak harus dibatasi dimana data kuantitatif dinyatakan dengan eksplisit serta factor mitigasi dijelaskan.
· Dekomposisi masalah
Problem decomposition –> dua area:
1. functionality dari delivery software system
2. process yang akan digunakan untuk mengantarkan system
Functional decomposition:
1. mengidentifikasi dan mendefinisikan cakupan fungsi dari sistem
2. mengaplikasikan metode dekomposisi pada masing-masing feature

PROSES
· Menggabungkan masalah dengan proses
Ø Komunikasi pelanggan – tugas untuk membangun komunikasi yang efektif diantara pelanggan dan pengembang
Ø Perencanaan – tugas untuk mendefinisikan resource, timelines dsb
Ø Analisis resiko – tugas untuk menerima resiko teknik dan management
Ø Rekayasa – tugas untuk membangun satu sistem aplikasi atau lebih
Ø Konstruksi dan rilis – installation, release control, dan memberikan dukungan kepada pelanggan
Ø Evaluasi pelanggan – tugas untuk mendapatkan feedback dari pelanggan dan hasil evaluasi demi memperbaiki kualitas dari produk aplikasi tersebut kedepannya
· Dekomposisi proses
Project yang kecil memerlukan beberapa tugas :
1. mendevelop list dari masalah yang telah diklarifikasi
2. bertemu dengan customer untuk mengklarifikasikan masalah
3. menggabungkan cakupan dari beberapa statement
4. mereview state dari scope
5. memodifikasikan cakupan statement yang diperlukan

Project yang komplit memerlukan beberapa tugas :
1. Mereview permintaan customer
2. Merencanakan dan menjadwalkan secara formal, fasilitas pertemuan dengan customer
3. Mengharapkan penelitian untuk mendefinisikan solusi dan pendekatan yang ada
4. Menyiapkan “dokumen pekerjaan” dan agenda untuk pertemuan formal
5. Mengharapkan terjadinya pertemuan
6. Mengembangkan mini-spec untuk perbaikan, konsistensi, dan kelemahan pada ambiguitas
7. Memodifikasi cakupan dokumen yang diperlukan

PROYEK
Pada awal proyek harus ada waktu yang dialokasikan untuk membangun sebuah rencana yang realistis, selama proyek berlangsung untuk memonitor rencana dan pada kesuluruhan proyek untuk mengontrol kualitas serta perubahannya.

RANGKUMAN
Manajemen perangkat lunak merupakan aktivitas pelindung dalam rekayasa perangkat lunak. Manajemen proyek dimulai sebelum aktivitas teknis yang diinisiasi dan berlanjut pada keseluruhan batasan, perkembangan dan pemeliharaan perangkat lunak komputer.
Tiga P memiliki pengaruh yang mendasar pada manajemen proyek perangkat lunak. Manusia harus diorganisasikan ke dalam tim-tim yang efektif , termotivasi , untuk melakukan kerja perangkat lunak kualitas tinggi serta dikoordinasikan untuk mencapai komunikasi yang efektif. Masalah harus di komunikasikan dari pelanggan ke pengembang di bagi ke dalam bagian-bagian kontituennya serta ditempatkan untuk kerja oleh tim perangkat lunak. Proses harus disesuaikan dengan manusia dan masalah. Sebuah kerangka kerja proses yang umum dipilih, sebuah paradigma rekayasa perangkat lunak yang sesuai diterapkan dan serangkaian tegas kerja yang dipilih untuk menyesuaikan pekerjaan yang ada.
Elemen pusat dari semua proyek perangkat lunak adalah manusia. Perekayasa perangkat lunak harus diatur ke dalam sejumlah struktur tim yang berbeda yang menjangkau dari hirarki kontrol tradisional sampai pada tim paradigma terbuka . suatu varietas teknik koordinasi dan komunikasi dapat diaplikasikan untuk mendukung kerja tim. Secara umum kajian formal dan komunikasi dari orang ke orang secara informal merupakan yang paling bernilai bagi para pelaksana.
Aktivitas manajemen proyek melingkupi pengukuran dan metrik, perkiraan, analisa resiko , penjadwalan, pelacakan, dan kontrol.

1 Response to “Konsep Manajemen Proyek, oleh Andy Widapratama [5105 100 060]”


  1. 1 aryo Oktober 26, 2008 pukul 5:27 pm

    mas tulisannya saya minta ijin kopas ya? buat bhn tgs kuliah

    makasih…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

RSS My Blog

  • Pindahan! Februari 13, 2012
    Para pembaca sekalian, mulai hari ini blog ini pindah ya.. alamatnya di www.handyeka.com Posting-posting terbaru akan muncul di alamat baru tersebut. Terima kasih :)
  • Selamat Tahun Baru 2012! Januari 26, 2012
    Selamat tahun baru 2012!! Bagaimana tahun 2011 yang baru saja kita lewati ini? pasti banyak up-and-down nya. Biasanya orang kalau ngomongin tahun baru mesti nanyain resolusi tahun baru, tapi kali ini saya ga mau nanya-nanya tentang resolusi, hahaha.. kenapa? karena … Continue reading →
  • Adele – Someone Like You Oktober 10, 2011
    Pernahkah Anda merasakan jatuh cinta.. namun pada akhirnya Anda hanya bisa mengagumi dia yang Anda cinta karena Anda berdua sayangnya tidak bisa bersatu.. namun ia akhirnya bisa bahagia.. meskipun bukan bersama Anda.. Sakit.. dan penuh emosi jiwa pastinya.. tapi apakah … Continue reading →

RSS Recipee World

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Indonesia Travel Guide

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Music Info Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: