Product, oleh Tovan Setiono [5105 100 007]

I. PENDAHULUAN

Pada masa sekarang, kita tidak bisa lepas dari komputer dan sistemnya. Hampir segala aspek dalam kehidupan kita telah diatur/diotomasisasi dengan menggunakan suatu sistem komputer yang canggih. Perkembangan ini tak hanya didukung oleh perkembangan hardware yang pesat namun juga didukung oleh perkembangan software sebagai produk dari suatu perekayasaan. Kolaborasi hardware dan software inilah yang membuat tata kehidupan kita jauh berubah bila dibandingkan dengan beberapa dekade yang lampau. Semuanya telah diotomatisasi dengan sistem yang canggih dan akan terus berkembang di masa yang akan datang.

II. PENGERTIAN PERANGKAT LUNAK

Pengertian software sangatlah bervariasi dan susah untuk dideskripsikan secara lengkap. Hal ini dimungkinkan karena software adalah suatu yang abstrak (hanya berupa urutan logika) dan memiliki variasi kegunaan yang beragam. Jika kita merujuk pada berbagai buku, kita akan menemukan berbagai pengertian dari software. Namun, kita akan menemukan kesamaan dari berbagai pengertian tersebut. Secara umum software adalah :

 

1) Perintah (program komputer) yang bila dieksekusi memberikan fungsi dan unjuk kerja seperti yang diinginkan

2) Struktur data yang memungkinkan program memanipulasi informasi secara proposional

3) Dokumen yang menggambarkan operasi dan kegunaan program

III. EVOLUSI PERANGKAT LUNAK

Jika kita menilik pada sejarah perkembangan software, kita akan menemukan suatu evolusi software dalam kurun waktu 5 – 6 dekade terakhir. Software menjadi suatu evolusi besar dalam kehidupan manusia 5 – 6 dekade terakhir. Secara garis besar, perkembangan software dapat dibagi dalam 4 era yaitu :

  • Era pertama ; Era pertama berlangsung pada tahun-tahun awal pengembangan software. Pengembangannya dilakukan sebagai aplikasi khusus yang distribusinyapun sangat terbatas. Dalam era ini, belum dapat kita temui software sebagai suatu produk. Pengembangan software dilakukan oleh seseorang atau suatu organisasi yang juga menjadi pemakainya. Jika ada suatu kesalahan dari software tersebut, maka programmer atau organisasi itu sendiri yang memperbaikinya. Sehingga proses pendokumentasian jarang sekali dilakukan dengan baik.
  • Era kedua ; Era kedua berlangsung pada dekade tahun 1960 – 1970-an. Terjadi perngembangan besar dalam rekayasa software. Adanya sistem multiprogram dan multiuser memperkenalkan konsep baru interaksi manusia dan mesin. Teknik interaktif membuka sebuah dunia aplikasi yang baru serta tingkat kecanggihan software dan hardware yang baru pula. Sistem real-time yang mampu menganalisis dalam waktu cepat juga memunculkan sistem manajemen database generasi pertama. Softwarepun telah berubah menjadi produk yang siap didistribusikan kepada ratusan bahkan ribuan calon pemakai. Software house muncul sebagai suatu industri baru dengan masa depan yang cerah. Inovasi dalam pembuatan software berkembang pesat sehingga muncul berbagai macam bentuk/sistem software yang belum terstandarisasi dengan baik. Akibatnya, banyak sekali software yang akhirnya tidak di maintenance dengan baik. Apalagi dengan banyak software yang belum terstandarisasi menyulitkan proses maintenance software walaupun proses pendokumentasian sudah mulai dilakukan dengan baik.
  • Era ketiga ; Era ketiga berlangsung pada pertengahan dekade 70-an sampai pertengahan dekade 80-an. Sistem terdistribusi yang menggunakan multi komputer yang masing-masing melakukan fungsi secara konkuren dan berkomunikasi satu dengan lain sangat menambah kompleksitas sistem berbasis komputer. Jaringan komputer baik lokal maupun global dan jaringan digital dengan bandwidth tinggi menjadi evolusi tersendiri software pada era ketiga ini. Kehadiran mikroprosessor mendirvergensi kegunaan dari software. Software mengarah pada embedded system yang melekat pada suatu hardware. Namun, industri software belum menyentuh pengguna personal. Produk-produk software yang dihasilkan tetap berada dalam takaran industri dan akademi.
  • Era keempat ; Era keempat berlangsung sejak pertengahan dekade 1980-an hingga sekarang. Produk software kini telah menyentuh pengguna personal. Dengan didukung dengan mesin desktop yang kuat yang dikontrol oleh sistem operasi yang canggih, jaringan lokal dan global, serta digabung dengan aplikasi perangkat lunak yang maju, telah menjadi suatu aturan yang harus dipenuhi. Sekarang orang mulai berpikir tentang information super-highway dan cyberspace connectivity. Berbagai macam teknologi mulai bermunculan. Teknologi yang berorientasi pada obyek dengan cepat menggantikan pendekatan pengembangan perangkat lunak yang lebih konvensional dalam berbagai area aplikasi. Perangkat lunak sistem pakar (knowledge-base system) dan kecerdasan buatan (artificial intelligent) bergerak dari laboratorium menuju ke penerapan praktis untuk berbagai masalah dengan jangkauan luas di dunia nyata. Perangkat lunak jaringan syaraf tiruan yang dipadukan dengan aplikasi logika yang absurb telah membuka kemungkinan akan pengenalan contoh serta kemampuan pemrosesan informasi yang menyerupai manusia. Teknologi-teknologi lain juga terus berkembang seperti multimedia, genetika, dan lain sebagainya.

Evolusi software yang berlangsung dengan cepat ini menyisakan berbagai macam permasalahan yang harus segera diselesaikan karena intensitasnya yang terus bertambah di masa di masa yang akan datang :

1. Kemajuan perangkat keras terus berlanjut, melampaui kemampuan kita untuk membangun perangkat lunak yang sesuai dengan perangkat keras yang ada.

2. Kemampuan kita untuk membangun program baru tidak dapat memenuhi kebutuhan akan program baru, juga tidak dapat membangun program yang cukup cepat untuk memenuhi kebutuhan bisnis dan pasar.

3. Pemakaian komputer yang tersebar luas membuat masyarakat semakin tergantung pada operasi perangkat lunak yang reliabel yang akan memunculkan kerusakan ekonomi yang besar dan potensi penderitaan manusia jika terjadi kegagalan perangkat lunak.

4. Kita berjuang untuk membangun perangkat lunak komputer dengan reliabilitas dan kualitas yang sangat tinggi

5. Kemampuan kita untuk mendukung program yang ada terhambat oleh buruknya desain serta sumber daya yang tidak memadai.


Namun, software telah menjadi lahan yang sangat kompetitif. Perangkat lunak yang dulu dibangun secara internal di dalam komputer sekarang sudah dapat diproduksi secara terpisah. Perusahaan yang pada awalnya harus membayar sepasukan programmer untuk menghasilkan aplikasi tertentu, sekarang dapat mengambil tenaga dari luar dan dilakukan pada partai ketiga. Biaya, jangka waktu yang tak terbatas, dan kualitas, merupakan pengendali utama yang membuat persaingan usaha perangkat lunak tidak pernah berhenti selama beberapa dekade terakhir. Dan kini, evolusi software telah merambah negara-negara dunia ketiga. Bisa dibilang, industri software tengah berada pada masa puncaknya dan kita tidak tahu sampai kapan industri ini akan tetap berada pada puncaknya.

IV. KARAKTERISTIK PERANGKAT LUNAK

Sebelum kita melangkah lebih jauh, perlu kita ketahui karakteristik software yang membuat software berbeda dengan hal-hal lain yang pernah dibuat manusia. Software lebih merupakan elemen logika dan bukan merupakan elemen fisik (seperti hardware). Adapun karakteristik dari software :

1. Perangkat lunak dibangun dan dikembangkan, tidak dibuat dalam bentuk klasik.

Walaupun banyak kesamaan diantara pabrik hardware dan software, namun aktivitas keduanya secara mendasar berbeda. Pendekatan yang dipakai untuk keduanya untuk menghasilkan suatu jauh berbeda. Software menekankan diri pada proses pengembangan dan sebagian besar biaya memang dikonsentrasikan pada proses pengembangan ini. Hal ini membuat proyek perangkat lunak tidak dapat diatur seperti pengaturan proyek-proyek manufaktur.

2. Perangkat lunak tidak pernah usang.

Pada umumnya, produk yang dihasilkan oleh manusia (misal hardware) membentuk suatu kurva bathtub. Hardware akan mengalami laju kegagalan yang sangat tinggi pada awal hidupnya yang sering disebabkan oleh perancangan maupun cacat pembuatan. Laju ini akan terus menurun hingga pada posisi steady-state. Namun keadaan steady-state ini tidak bertahan lama, laju kegagalan akan kembali meningkat karena usia dan lingkungannya. Namun hal ini jauh berbeda dengan kurva laju kegagalan dari software. Sifat software yang tidak rentan terhadap pengaruh usia dan lingkungannya membuat kurva laju kegagalan software cenderung stagnan setelah mencapai steady-state.

Pada kenyataannya, software selalu mengalami maintenance dan sistem yang mendukung software relatif cepat berubah. Hal ini membuat kurva laju kegagalan software naik turun. Laju kegagalan software akan naik jika mengalami maintenance dan penyetaraan dengan sistem yang baru karena akan memunculkan permasalahan-permasalahan baru yang muncul selama proses maintenance. Ketika satu-persatu permasalahan tersebut dapat diselesaikan, kurva laju kegagalan akan kembali turun.untuk lebih jelas, perhatikan gambar berikut :

3. Sebagian besar perangkat lunak dibuat secara costum-built, serta tidak dapat dirakit dari komponen yang sudah ada.

Dalam proses perekayasaan perangkat lunak, kita tidak dapat memisahkan setiap bagian dari perekayasaan perangkat lunak. Setiap perangkat lunak bersifat khusus yang membuat kita susah untuk memakai secara langsung software atau bagian dari software yang telah ada dan dipakai user lain. Kita dimungkinkan untuk dapat menggunakan software tersebut setelah mengkostumisasi software tersebut dan menyesuaikan dengan kebutuhan sistem user. Terdapat suatu kinerja costum-build sebelum kita dapat menggunakan software yang telah ada sebelumnya

VI. APLIKASI PERANGKAT LUNAK

Kita telah bahas pada bagian-bagian sebelumnya bahwa software telah berevolusi dan menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan manusia. Penerapannyapun telah menjangkau hampir seluruh aspek kehidupan. Sehingga akan sangat susah untuk mengkategorikan software dalam kategori-kategori tertentu. Berikut ini salah satu contoh pengkategorian perangkat lunak menurut Roger S. Pressman :

  • Perangkat Lunak Sistem ; Perangkat lunak sistem merupakan sekumpulan program yang ditulis untuk melayani program-program yang lain di semua level. Pada umumnya, area perangkat lunak sistem ditandai dengan eratnya interaksi dengan perangkat keras komputer, penggunaan multiuser, struktur-struktur data yang kompleks, interface eksternal ganda, dan operasi konkuren yang membutuhkan penjadwalan, transfer, dan pengaturan proses yang canggih. Contohnya : sistem operasi.
  • Perangkat Lunak Real-Time ; Perangkat lunak real-time adalah program-program yang memonitor, menganalisis, dan mengontrol kejadian dunia nyata pada saat terjadinya. Sehingga perangkat lunak real-time mencangkup komponen pengumpul data yang berfungsi mengumpulkan data dari lingkungan eksternal, komponen analisis yang mentransformasi informasi pada saat dibutuhkan oleh aplikasi, dan komponen kontrol/output yang mengkoordinasi komponen-komponen lainnya dan memberi respon kepada lingkungan eksternal.
  • Perangkat Lunak Bisnis ; Perangkat lunak bisnis merupakan aplikasi perangkat lunak yang paling luas. Aplikasi pada area ini menyusun kembali struktur data yang ada dengan suatu cara tertentu untuk memperlancar operasi bisnis atau pengambilan keputusan manajemen. Aplikasi perangkat lunak bisnis juga meliputi penghitungan client/server serta perhitungan interaktif. Contoh : sistem payroll.
  • Perangkat Lunak Teknik dan Ilmu Pengetahuan ; Perangkat lunak teknik dan ilmu pengetahuan ditandai dengan algoritma number crunching yang aplikasinya meliputi berbagai macam disiplin ilmu. Namun aplikasi dalam teknik dan ilmu pengetahuan tengah bergerah menjauhi algoritma numeris yang konvensional dan mulai menyatu dengan perangkat lunak jenis lainnya. Contoh : Automotive Stress Analysis.
  • Embedded Software ; Embedded software adalah perangkat lunak yang menyatu secara permanen dengan suatu hardware (berada pada chip/EEPROM hardware). Software ini digunakan untuk mengkontrol hardware dan melakukan fungsi-fungsi penting. Contoh : Mircrowave oven.
  • Perangkat Lunak Komputer Personal ; Perangkat lunak komputer personal adalah perangkat lunak yang bekerja pada komputer desktop secara personal. Keberadaan software ini mengikuti tuntutan pasar akan keberadaan personal computer yang berkembang pesat selama satu dekade terakhir.
  • Perangkat Lunak Kecerdasan Buatan ; Perangkat lunak kecerdasan buatan menggunakan algoritma non-numeris untuk memecahakan masalah kompleks yang tidak sesuai untuk perhitungan atau analisis secara langsung. Aplikasi jenis ini telah merambah berbagai bidang dan memunculkan artificial neural network yang menjadi tahap baru dalam pengembangan perangkat lunak. merupakan aplikasi perangkat lunak

VII. KRISIS DAN MITOS PERANGKAT LUNAK

Tidak dapat dipungkiri, dibalik perkembangannya yang sangat pesat, software tengah menghadapi suatu krisis. Krisis ini menyangkut pada serangkaian masalah yang terjadi dalam perkembangan perangkat lunak komputer baik pada fase developing maupun pada fase maintenance. Masalah-masalah ini menimbulkan mitos-mitos buruk tentang perangkat lunak dan pengembangannya yang membuat pengembangan perangkat lunak tidak bisa maksimal. Mitos ini berkembang baik di kalangan manajemen, konsumen/user, dan para praktisi sendiri.

Para profesional mengakui pemikiran yang keliru dari berbagai mitos yang berkembang tersebut. Namun, sikap dan metode yang biasa digunakan mendukung buruknya praktik teknis dan manajemen, bahkan ketika kenyataan menunjukkan pendekatan yang baik. Mitos tersebut harus segera dihilangkan/diselesaikan, dan pengakuan akan mitos tersebut merupakan langkah awal untuk menyelesaikannya.

VIII. KESIMPULAN

Perangkat lunak adalah program-program, data, dan dokumen yang telah menciptakan evolusi pada kehidupan manusia beberapa dekade terakhir. Perangkat lunak dan sistem komputer telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan keseharian manusia dan mencangkup berbagai macam bidang. Namun, dibalik perkembangannya yang sangat pesat, industri software tengah menghadapi permasalahan, krisis, dan mitos yang harus segera diselesaikan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan metode perekayasaan perangkat lunak yang tepat dan telah terstandarisasi dengan baik sehingga dapat menghasilkan perangkat lunak dengan kualitas lebih tinggi.

1 Response to “Product, oleh Tovan Setiono [5105 100 007]”


  1. 1 lakstyo - 5105100039 Juni 15, 2007 pukul 1:12 pm

    Bagus sekali.. penjelasannya mudah ditangkap. Terima kasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

RSS My Blog

  • Pindahan! Februari 13, 2012
    Para pembaca sekalian, mulai hari ini blog ini pindah ya.. alamatnya di www.handyeka.com Posting-posting terbaru akan muncul di alamat baru tersebut. Terima kasih :)
  • Selamat Tahun Baru 2012! Januari 26, 2012
    Selamat tahun baru 2012!! Bagaimana tahun 2011 yang baru saja kita lewati ini? pasti banyak up-and-down nya. Biasanya orang kalau ngomongin tahun baru mesti nanyain resolusi tahun baru, tapi kali ini saya ga mau nanya-nanya tentang resolusi, hahaha.. kenapa? karena … Continue reading →
  • Adele – Someone Like You Oktober 10, 2011
    Pernahkah Anda merasakan jatuh cinta.. namun pada akhirnya Anda hanya bisa mengagumi dia yang Anda cinta karena Anda berdua sayangnya tidak bisa bersatu.. namun ia akhirnya bisa bahagia.. meskipun bukan bersama Anda.. Sakit.. dan penuh emosi jiwa pastinya.. tapi apakah … Continue reading →

RSS Recipee World

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Indonesia Travel Guide

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Music Info Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: