Risk Management, oleh Adhy Rizaldy [5104 100 010]

Dalam dunia IT ,segala permasalahan baik itu akibat kelalaian manusia , maupun kesalahan mesin yang tidak diharapkan dapat begitu saja terjadi tanpa bisa diperkirakan sebelumnya. Bagi developer dan designer perangkat keras ataupun perusahaan – perusahaan software tentu saja tak ingin hal ini menjadi penghambat kegiatan produksi mereka. Tapi di lain pihak, setiap pekerjaan pasti selalu memiliki resiko,oleh karena itu diperlukan suatu penanganan resiko baik sebelum maupun pasca-produksi .

Reactive Risk Management

Pada umumnya perusahaan menangani resiko proyek secara reactive, dan secara proaktif. Untuk perusahaan yang reactive ,

  • Tim akan bereaksi jika permasalahan terjadi
  • Antisipasi pengurangan material, untuk mengurangi kerugian pada saat kemungkinan terburuk terjadi
  • Perbaikan tepat guna, resources digunakan hanya jika kerusakan terjadi
  • Manajemen krisis, jika kerusakan tak bias ditanggulangi/ proyek dalam keadaaan bahaya

Proactive Risk Management

Tiap manajer akan selalu memikirkan pertanyaan seperti : Kerusakan apa yang akan terjadi?Kemungkinan terburuk kira-kira apa ya?Apa yang dapat saya lakukan untuk mengantisipasinya?

  • Analisis resmi dilakukan sebelum pengerjaan
  • Menangani akar masalah dari kerugian/resiko
  • TQM concepts and statistical SQA
  • Mempersiapkan kemampuan-kemampuan tertentu untuk mengantisipasi perubahan perusahaan

Untuk managemen resiko ada beberapa tahapan dan metode .Dan metode yang kita gunakan dalam bahasn kali ini adalah metode dari R.S. Pressman & Associates, Inc. book.

Dalam metode ini tahapan digambarkan seperti pada bagan berikut ini :

Identifikasi Resiko

Untuk tahap pertama yaitu mengidentifikasi macam-macam resiko yang mungkin terjadi. Antara lain yaitu:

  • Product size—risks associated with the overall size of the software to be built or modified.
  • Business impact—risks associated with constraints imposed by management or the marketplace.
  • Customer characteristics—risks associated with the sophistication of the customer and the developer’s ability to communicate with the customer in a timely manner.
  • Process definition—risks associated with the degree to which the software process has been defined and is followed by the development organization.
  • Development environment—risks associated with the availability and quality of the tools to be used to build the product.
  • Technology to be built—risks associated with the complexity of the system to be built and the “newness” of the technology that is packaged by the system.
  • Staff size and experience—risks associated with the overall technical and project experience of the software engineers who will do the work.


Identifikasi Resiko

Untuk tahap pertama yaitu mengidentifikasi macam-macam resiko yang mungkin terjadi. Antara lain yaitu:

  • Product size—risks associated with the overall size of the software to be built or modified.
  • Business impact—risks associated with constraints imposed by management or the marketplace.
  • Customer characteristics—risks associated with the sophistication of the customer and the developer’s ability to communicate with the customer in a timely manner.
  • Process definition—risks associated with the degree to which the software process has been defined and is followed by the development organization.
  • Development environment—risks associated with the availability and quality of the tools to be used to build the product.
  • Technology to be built—risks associated with the complexity of the system to be built and the “newness” of the technology that is packaged by the system.
  • Staff size and experience—risks associated with the overall technical and project experience of the software engineers who will do the work.


Analisis Resiko

Pada tahap ini kita melakukan beberapa hal seperti menaksir resiko, menentukan komponen resiko, proyeksi, dan membuat table resiko.

Menaksir resiko adalah mengantasipasi hal –hal seperti berikut

  • Apakah perangkat lunak pendukung,dan manajer konsumen mendukung proyek?
  • Apakah konsumen akhir antusias terhadapa proyek?
  • Apakah tim pembaut perangkat lunak dan konsumennya mengerti segala permintaan/persyaratan?
  • Apakah konsumen betul – betul dilibatkan dalam penentuan persyaratan –persyartaan proyek?

Menentukan komponen – komponen

  • performance risk—the degree of uncertainty that the product will meet its requirements and be fit for its intended use.
  • cost risk—the degree of uncertainty that the project budget will be maintained.
  • support risk—the degree of uncertainty that the resultant software will be easy to correct, adapt, and enhance.
  • schedule risk—the degree of uncertainty that the project schedule will be maintained and that the product will be delivered on time.

Analisa Proyeksi

  • Membuat skala yang merfleksikan kemungkinana resiko
  • Menggambarkan bentuk dari resiko
  • Menganalisa pengaruh resiko terhadap proyek dan produk
  • Mencatat hasil dari proyeksi ini, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di belakang hari.

Tahap implementasi dari analisis adalah membuat tabel resiko. Dari table seperti di bawah ini dapat diketahui sejauh mana suatu resiko dapat terjadi, seberapa kuatnya perusahaan dapat mengatasi resiko ke depannya. Serta langkah perusahaan selanjutnya

 

 

Kolom pertama ( risk ), berisi deskripsi dari nama estimasi resiko. Kolom kedua ( Probability ) merupakan tingkat kemungkinan estimasi resiko terwujud, yang ukurannya adalah :

very low

low

moderate

high

very high

Ketiga (impact) adalah ukuran sejauh mana estimasi resiko tersbut dapat mempengaruhi kesuksesan proyek. . Berisi angka mulai dari 1 yang menyatakan resiko terkecil sampai dengan 5 yang menyatakan resiko terbesar :

1. low

2. insignificant

3. tolerable

4. serious

5. catastrophic

Sedangkan kolom keempat merupakan tahap berikutnya yaitu Plan, Track & Control


Track & Control

Tahap in disebut dengan Risk Mitigation, Monitoring, and Management (RMM)

  • mitigation—Bagaimana kita mencegah resiko?
  • monitoring—Faktor factor apa yang dapat kita jadikan evaluasi dan teliti biak jika resiko semakin besar ataupun semaikin kecil ?
  • management—rencana apa yang seperlunya kita buat resiko mejadi kenyataan?

INFORMASI RESIKO ( Recording Risk Information )

Untuk bagian akhirnya dibuat record dari setiap kemungkinan yang akan terjadi .Ini berguna sebagai acuan kerja dari manajer ataupun staff developer lainnya. Contoh :

 

 

KESIMPULAN

Setelah kita memahami pentingnya segala kemungkinan –kemungkinan yang terjadi ke depannya, maka tentunya tidaklah sulit dalam melakukan analisa dan perencanaan suatu resiko. Dengan suatu konsep Risk Management dari Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e ini, maka resiko dalam produksi, proyek maupun dalam penjadwalan dapat diminimalisir sehingga tidak terlalu merugikan perusahaan.

1 Response to “Risk Management, oleh Adhy Rizaldy [5104 100 010]”


  1. 1 rachmat t Juni 18, 2007 pukul 4:54 am

    cukup menarik


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

RSS My Blog

  • Pindahan! Februari 13, 2012
    Para pembaca sekalian, mulai hari ini blog ini pindah ya.. alamatnya di www.handyeka.com Posting-posting terbaru akan muncul di alamat baru tersebut. Terima kasih :)
  • Selamat Tahun Baru 2012! Januari 26, 2012
    Selamat tahun baru 2012!! Bagaimana tahun 2011 yang baru saja kita lewati ini? pasti banyak up-and-down nya. Biasanya orang kalau ngomongin tahun baru mesti nanyain resolusi tahun baru, tapi kali ini saya ga mau nanya-nanya tentang resolusi, hahaha.. kenapa? karena … Continue reading →
  • Adele – Someone Like You Oktober 10, 2011
    Pernahkah Anda merasakan jatuh cinta.. namun pada akhirnya Anda hanya bisa mengagumi dia yang Anda cinta karena Anda berdua sayangnya tidak bisa bersatu.. namun ia akhirnya bisa bahagia.. meskipun bukan bersama Anda.. Sakit.. dan penuh emosi jiwa pastinya.. tapi apakah … Continue reading →

RSS Recipee World

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Indonesia Travel Guide

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Music Info Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: